Monday, September 01, 2003

Sitkom ‘Dunia D’ Membawa Nuansa Baru

Produksi serial TV komedi (sitkom) ‘Dunia D, persembahan Senatama Entertainment bekerjasama dengan Rudi Soedjarwo, sutradara & produser terkenal Indonesia membawa nuansa baru bagi dunia hiburan pertelevisian. Dengan mengangkat latar belakang mengenai problematika & dinamika dunia jurnalistik suatu majalah, Nadya Hutagalung, model & presenter terkenal internasional yang baru pertamakalinya berakting di layar kaca Indonesia akan menunjukkan kebolehannya.


Sitkom ‘Dunia D’ yang berdurasi 30 menit per-episode dan diproduksi sebanyak 13 episode pada tahap awal ini, banyak didukung oleh para new comer di dunia komedi situasi, seperti: Happy Salma, Sausan, Indra Birowo, Tora Sudiro, Surya, Tommy & Andry, melalui garapan tangan-tangan muda, ahli & berpengalaman dibidangnya, diantaranya: Rudi Soedjarwo, Sofyan D. Surza & Sapto Soetarjo, melalui sentuhan komedi.

“Kami optimis ‘Dunia D’ dapat diterima sebagai suatu karya sitkom yang bermutu prima”, ujar Adiyanto Sumardjono, Executive Producer ‘Dunia D’, seraya menjelaskan bahwa pihaknya melihat tidak banyak yang berminat memproduksi karya-karya dalam bentuk sitkom. Padahal ini merupakan suatu tantangan dalam bisnis di industri persinematografian Indonesia. “Konsep dan pengemasan yang baik didukung oleh kemampuan akting para bintang sitkom akan menghasilkan sebuah tontonan yang sangat menarik”, tambahnya.

Hal ini didukung oleh Rudy Soedjarwo, Producer ‘Dunia D’, yang telah sukses menghadirkan film Ada Apa Dengan Cinta, mengatakan bahwa sitkom ‘Dunia D’ merupakan komedi situasi yang sangat berbeda dengan komedi slapstick, mulai dari konsep, artistik serta penanganan para pemain baru dalam membentuk serta menghidupkan karakter sesuai dengan script.

“Karena salah satu kekuatan utama dalam sitkom ‘Dunia D’ terletak pada sumber daya manusia, yaitu pada kemampuan para aktris & aktor dalam membawakan peran”, ujarnya.

Dengan tantangan itulah pihaknya & Senatama Entertaiment akan memproduksi serial TV komedi ‘Dunia D’. “Disamping tidak mudah membuat penonton tertawa setiap detik secara terus menerus selama 30 menit dalam kondisi yang bukan slapstick”, tambah Rudi Soedjarwo lagi.

Selain memilih Nadya Hutagalung, yang telah memiliki pengalaman acting di manca negara, diantaranya: Taiwan, Vietnam, Philippines, Singapore, dll, sebagai pemeran utama dan berhasil pertamakali menjadikannya sebagai pendatang baru di dunia sinematografian Indonesia, Senatama Entertainment, perusahaan baru yang bergerak dibidang entertainment juga memilih tiga orang para pemain dalam ‘Dunia D’, diantaranya: Surya, Andri & Tommy, dengan cara unik pada Juni 2003 lalu, yaitu melalui ‘Open Casting’, kegiatan casting yang terbuka untuk umum pertamakalinya di Indonesia, dan diikuti oleh lebih dari 600 orang peserta.

Read More...

Sunday, July 06, 2003

Khitanan Massal PT Djarum 2003

Memasuki masa liburan sekolah, sekitar 150 anak kurang mampu yang tinggal di kawasan Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Sabtu (5/7) pagi, mengikuti kegiatan khitanan massal gratis.


Program bakti sosial tahunan yang diselenggarakan PT Djarum, perusahaan rokok yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah kerja sama dengan Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak itu ditanggapi antusias oleh masyarakat yang memiliki anak berusia 4-14 tahun.

Wilayah yang dijangkau khitanan massal ini meliputi kelurahan Kota Bambu Utara, Kota Bambu Selatan, Slipi dan Petamburan, Jakarta Barat.

Arpian, PR Officer PT Djarum sekaligus Ketua Panitia Bhakti Sosial Khitanan Massal mengatakan bahwa pelaksanaan khitanan massal di Jakarta didukung oleh 33 tim medis dan obat-obatan dari RS Marinir Cilandak dan kegiatan semacam ini sudah dilangsungkan Djarum sejak 1997.

"Tak hanya di Jakarta, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Sumatra utara, Jawa Barat, Lampung dan Riau yang didukung oleh yayasan, pondok pesantren dan mesjid setempat", tambahnya.

Suasana di kantor PT Adiniaga Sentra Persada (Djarum Jakarta), tempat diselenggarakannya bhakti sosial Djarum 2003, dipenuhi oleh keluarga-keluarga dari kelurahan sekitar kantor Djarum Jakarta. Mereka tengah menunggu giliran anaknya yang akan dikhitan pada musim liburan sekolah kali ini.

Suasana khitanan massal yang ditangani oleh Tim Medis RSAL Cilandak.

Tampak dalam gambar, Arpian - PR Officer PT Djarum, Rudi Djauhari - Marketing Director PT Djarum meninjau langsung kegiatan didampingi oleh Tim Medis RSAL Cilandak.

Read More...

Saturday, September 14, 2002

VCD SENTUHAN SAYANG, PEDOMAN PIJAT BAYI

Peluncuran VCD 'Sentuhan Sayang, Pedoman Pijat Bayi'

Dr. Ahmad Sujudi, MPH – Menteri Kesehatan RI, menunjukkan VCD yang baru diluncurkan kepada para hadirin, disaksikan Dr. Utami Roesli, SpA., MBA, CIMI, IBCLC – Pakar Bayi-anak dan ASI Indonesia (kiri) dan Greg Banzon – Managing Director Johnson & Johnson Indonesia (tengah)


Johnson & Johnson Worldwide bekerjasama dengan University of Miami School of Medicine pada tahun 1991 mendirikan Touch Research Insitute, diketuai oleh Tiffani Field, Ph.D. (USA), melakukan penelitian lebih dalam mengenai terapi sentuhan yang telah menjadi topik menarik kalangan medis. Berbagai penelitian membuktikan dampak positif terapi sentuhan terhadap pertumbuhan serta perkembangan bayi baik secara fisik maupun emosional.

Salah satu aplikasinya adalah pijat bayi yang berbagai manfaatnya telah dibuktikan secara medis, antara lain dapat meningkatkan produksi air susu ibu. Pijatan secara teratur pada bayi akan merangsang nafsu makan bayi, meningkatan frekuensi dan volume menyusu yang akhirnya berdampak positif dalam peningkatan suplai ASI.

Penandatanganan cakram Video Compact Disc (VCD) oleh Menteri Kesehatan RI, Dr. Ahmad Sujudi, MPH, dalam acara peresmian peluncuran VCD ‘Sentuhan Sayang, Pedoman Pijat Bayi’ dan diskusi bertema ‘Pijat Bayi Meningkatkan Peran Breastfeeding Father’ yang terwujud atas kerjasama antara PT Johnson & Johnson Indonesia, Dr. Utami Roesli, SpA., MBA, CIMI, IBCLC dan PT Puspa Swara dalam rangka mendukung program pemerintah untuk lebih memasyarakatkan ASI eksklusif, dilaksanakan siang ini (14/9) di Jakarta.


Diskusi ‘Pijat Bayi Meningkatkan Peran Breastfeeding Father’


Diskusi yang dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk lebih memasyarakatkan ASI eksklusif dan dipandu oleh Sandrina Malakiano, membahas peranan ayah dalam menggalakkan pola minum ASI bagi bayi ini, dihadiri oleh para pasangan muda, praktisi medis, pasangan artis yang berbagi pengalaman tentang pijat bayi serta dampak positifnya bagi pertumbuhan & perkembangan bayi mereka, diantaranya: Pasangan suami istri, Gusti Randa & Nia Paramita, Shahnaz Haque & Gilang Ramadhan.


Read More...

Friday, July 05, 2002

Bhakti Sosial Djarum 2002 - 150 Anak Disunat di Petamburan

Bisa dengan berbagai cara mengisi liburan sekolah. Salah satunya ialah sunatan massal Seperti yang dilakukan PT Djarum Jakarta, di Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (5/7).

Sejak pagi ratusan anak-anak umur 5 sampai 14 tahun antri untuk dikhitan. Khitanan massal di Petamburan itu, menurut Arpian, salah seorang panitia mengatakan merupakan bagian dari bakti sosial yang tiap tahun dilakukan PT Djarum sejak 1997 lalu di berbagai kota di tanah air.


''Khitanan massal ini merupakan bagian dari kepedulian sosial PT Djarum pada masyarakat disekitarnya terutama masyarakat yang tidak mampu,'' kata Arpian.
Menurutnya mulai 5 Juli ini hingga 13 Juli nanti, PT Djarum akan mengadakan bakti sosial di berbagai kota di Indonesia dalam bentuk sunatan massal.
''Kita sengaja pilih hari libur karena setelah disunat diperlukan waktu seminggu hingga sembuh total,'' ujarnya.

Dalam sunatan massal itu terlihat sebagian besar anak-anak kecil itu sudah tidak takut dengan sunnah Nabi Ibrahim itu. Banyak terlihat anak-anak yang tetap senyum-senyum meski ujung gunting sudah memotong sedikit kulit ujung kemaluannya.
Namun ada sebagian kecil anak-anak yang harus dipegang sampai empat para medis karena meronta ketika dokter ingin menyuntikkan bius agar si anak tidak kesakitan. Dalam khitanan massal ini, PT Djarum bekerjasama dengan RS Angkatan Laut Cilandak. Semua tim medis berasal dari rumah sakit militer itu. Menurut ketua tim medis, Dokter Marpaung, dibutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk mengkhitan seorang anak. ''Sekitar 15-20 menit sudah selesai,'' katanya.

Anak-anak yang dikhitan sendiri berasal dari Kelurahan Kota Bambu Utara, Kota Bambu Selatan, Slipi dan Petamburan. Untuk menjaring anak-anak tidak mampu itu PT Djarum bekerjasama dengan RT/RW dilingkungan PT Djarum.
Selain di Jakarta, PT Djarum juga akan melakukan bakti sosial yang sama di Sumatera Utara, Jawa Barat, Lampung, Riau yang bekerjasama dengan yayasan, mesjid-mesjid dan pondok pesantren. Di samping dikhitan ratusan anak-anak miskin itu juga diberikan bingkisan seperangkat alat-alat shalat.

Read More...

Friday, March 08, 2002

FORUM EXPORT

Forum Export yang digelar di ruang Merak Jakarta Convention Center dihadiri oleh para pelaku bisnis, para Duta Besar RI luar negeri yang hadir sebagai pembicara,


antara lain: Aa Kustia - Duta besar RI untuk Republik Rakyat Cina dan kepulauan Marshall, Ibrahim Yusuf - Duta besar RI untuk United Emirates Arab, Slamet Effendi - Atase Perindustrian dan Perdagangan New Delhi, Elias Ginting - Kepala
Bidang Ekonomi KBRI Den Haag
, Gusmardi Bustami, SH -
Kepala Badan
Pengembangan Ekspor Nasional
, Permana Agung Djaratun,Ph.D,MSc -
Dirjen
Bea & Cukai
serta DR. Toto Dirgantoro -
Sekjen Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia, dilaksanakan hari ini (7/3).

Melalui Forum ini diharapkan dapat memperbaiki perekonomian dan memulihkan kepercayaan buyers, traders, investor dan wisatawan internasional kepada Indonesia dapat terwujud dengan berkembangnya buyers yang berasal dari 30 negara dan lima benua yang ikut serta dalam Indonesia Expo 2002 - pameran resmi tahunan ketiga berskala internasional.

Salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Expo 2002 yang diselenggarakan oleh PT. Debindomulti Adiswasti dan mendukung tercapainya harapan tersebut adalah dengan digelarnya “FORUM EKSPOR”, dimana para pelaku bisnis dapat menerima informasi & tips
pasar yang dibutuhkannya baik dari peluang maupun tantangan dari para Duta Besar RI di negara masing-masing mereka bertugas.

Read More...